Jejak Sejarah Desa Ciberung, Berawal dari Leuwi Peucang hingga Lahirnya Sebuah Desa pada Tahun 1765
Jejak Sejarah Desa Ciberung, Berawal dari Leuwi Peucang hingga Lahirnya Sebuah Desa pada Tahun 1765
Di wilayah selatan Kabupaten Kuningan, tepatnya di Kecamatan Selajambe, berdiri sebuah desa yang kini dikenal dengan nama Ciberung. Namun jauh sebelum menjadi desa seperti sekarang, wilayah ini ternyata menyimpan kisah panjang tentang perpindahan pemukiman, pembukaan hutan, dan perjuangan masyarakat yang mencari kehidupan lebih baik.
Menurut catatan sejarah desa, kisah Ciberung bermula dari sebuah kawasan yang dikenal dengan nama Leuwi Peucang, sebuah wilayah yang dahulu menjadi tempat bermukim masyarakat awal. Di masa itu, kehidupan masyarakat masih sangat bergantung pada alam. Hutan lebat, sungai, dan lahan pertanian menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Seiring berjalannya waktu, jumlah penduduk terus bertambah. Wilayah Leuwi Peucang yang semula menjadi pusat kehidupan masyarakat mulai dianggap kurang mampu menampung perkembangan pemukiman. Kondisi tersebut mendorong para tokoh masyarakat untuk mencari kawasan baru yang lebih layak dijadikan pusat pemerintahan dan permukiman.
Dalam sejarah yang diwariskan turun-temurun, muncul sosok pemimpin bernama Nangga Bangsa yang kemudian dikenal juga dengan nama Nangga Kersa. Ia menjadi salah satu tokoh penting dalam perjalanan awal masyarakat Ciberung.
Di bawah kepemimpinannya, masyarakat mulai membuka wilayah baru yang dianggap lebih strategis. Kawasan tersebut berada di sekitar daerah yang kini dikenal sebagai Desa Ciberung.
Perjalanan itu tentu tidak mudah. Pada masa tersebut, sebagian besar wilayah masih berupa hutan dan lahan yang belum banyak tersentuh aktivitas manusia. Dengan semangat gotong royong, masyarakat membuka lahan, membangun pemukiman, dan menata kehidupan baru di tempat yang mereka yakini akan menjadi masa depan generasi berikutnya.
Menurut catatan sejarah desa, perpindahan pusat pemerintahan dari Leuwi Peucang ke wilayah baru itu terjadi sekitar tahun 1765. Tahun tersebut kemudian dikenal sebagai salah satu tonggak penting dalam sejarah lahirnya Desa Ciberung
Bahkan dalam kesimpulan sejarah desa disebutkan bahwa 30 Agustus 1765 menjadi waktu yang diyakini sebagai awal berdirinya Desa Ciberung sebagai sebuah wilayah pemerintahan yang mandiri.
Namun yang menarik, perjalanan sejarah Ciberung tidak hanya berkisah tentang perpindahan wilayah. Dalam cerita masyarakat juga disebutkan beberapa lokasi penting seperti Lega Larang, yang kini dikenal sebagai kawasan Tegal Gede di wilayah Desa Bagawat. Tempat tersebut menjadi bagian dari jejak sejarah yang menghubungkan perjalanan masyarakat di kawasan Selajambe pada masa lampau.
Kini, setelah lebih dari dua abad berlalu, Desa Ciberung telah berkembang menjadi salah satu desa yang menjadi bagian penting dari Kecamatan Selajambe. Kehidupan masyarakat terus berubah mengikuti perkembangan zaman, tetapi kisah tentang Leuwi Peucang, Nangga Bangsa, dan perpindahan pemukiman tahun 1765 tetap menjadi bagian dari identitas desa.
Sebuah cerita yang mengingatkan bahwa setiap desa memiliki awal mula.
Dan bagi Ciberung, sejarah itu dimulai dari keberanian masyarakat meninggalkan wilayah lama demi membangun masa depan yang lebih baik.
Sumber:
Artikel ini disusun berdasarkan catatan sejarah Desa Ciberung yang dimuat pada website resmi pemerintahan desa.
👉 Website Resmi Desa Bagawat (halaman sejarah yang memuat sejarah Desa Ciberung)
📍LOKASI DESA CIBERUNG :